Sunday, August 10, 2014

3 Sahabat yang Setia

         Hay haayy ,.. Nee-chan punya cerita buat temen-temen, khususnya yang masih kecil ato yang suka crita fabel ...  Baca yuuukkk


          Suatu hari di malam yang sepi, Hujan turun begitu derasnya. Di dalam sebuah rumah petak, terdapat Rui, Ncii, Siie. Rui adalah seekor Rusa cantik yang memiliki bulu mata lentik. Ncii adalah kelinci putih yang sangat manis. Siie yakni Seekor anak Singa yang pemberani. Meraka bertiga adalah kawan sejak kecil. Orangtua merekalah yang membentuk persahabatan mereka ini. Malam itu, hujan yang deras tak kunjung henti. Udara yang dingin menusuk kulit mereka bertiga. "Rui,.. ini dingin sekalii.. aku nggak tahan." Ujar Ncii. "Hmm sini ncii sama aku,.. kita bertiga merapat, agar tidak kedinginan." Kata Rui diikuti anggukan Siie. "Apakah malam ini kita menginap disini lagi?" Tanya Siie. Rumah petak ini adalah markas mereka bertiga. "Iya laah masa kita pulang hujan-hujanan begini, kan hujannya deres banget."Ucap Rui mengiyakan. Mereka ini baru saja menyelesaikan party perpisahan. Ya, Siie akan pindah ke Hutan didaerah lainnya. Mereka membuat sebuah janji yang di setujui bersama.

          Esok harinya, Siie telah di jemput orangtuanya dan siap berangkat ke Hutan yang di tuju. "Selamat tinggal sahabat-sahabatku, aku akan selalu ingat kalian."Sie berpamitan dan kemudian pergi bersama keluarganya. "Hati-hati di jalan Siiee,.... Kita selalu menunggu mu kembaliii." teriakan Ncii dan Rui begitu kencang. Siie mengangguk di kejauhan.

         Hari-Hari setelah kepergian Siie, Rui dan Ncii pergi berjalan-jalan mengelilingi Hutan Raya tempat tinggal mereka. "Aku merindukan Siie, kapan ya dia kembali,.?" tanya Ncii. "Aku juga rindu dengannya." Setelah cukup lama berjalan, mereka istirahat di sebuah pondok kecil. "waahh ada Rusa dan Kelinci niihh, enak banget deh sepertinya buat santapan makan siang,.. hmmm,..." ternyata, pondok itu adalah pondok milik serigala tua yang tak punya teman. Konon, teman-teman serigala meninggalkannya karena dia begitu egois. Ncii dan Rui belum menyadari adanya Serigala tersebut. saat hendak menerkam mereka berdua, "Heeyy Nciii Ruiii Lariiiiii serigala itu hendak memakan kaliiaaannn,.." saat mendengar jeritan entah dari siapa, mereka langsung berlari sejauh mungkin, sang serigala mengejar mereka. "Ruii, di depan sana ada jurang, bagaimana ini,.?" "aku tak tau Ncii." "heeyyy kalian, lewat sini ,.." dari kejauhan terlihat Lea Ular. "Leaa,..!!" Lea adalah ular Python yang sangat benci dengan serigala. "Cepat Ncii,. Rui,. masuk sini." Ajak Lea. sesampainya di dalam, Lea menyuguhkan minum untuk mereka. "Serigala itu memang rakus sekali. awas aja kalo dia berani masuk kawasan ku, akan aku hbis kan dia." Ujar Lea. "ehm,.. Lea,.. kamu sendirian di rumah ini??" Tanya Rui. "Iyaa orang tua ku meninggal saat sedang mencari makan. mereka meninggal karenna di makan Serigala jahat itu." "Ehmm maaaf ,.. aku gak bermaksud bikin kmu sedih." "tak masalah kok. Oh yaa kemarin aku liat ada Siie di hutan ini." Ungkap Lea. "oh ya? dimana dia.?" "Tadi aku lihat dia bertengkar dengan Serigala itu." tanpa berfikir panjang, Ncii dan Rui segera keluar mencari Siie.

      "Siiiee dimana kamuu..." Tak lama, terdengar suara rintihan,.. "Siiee apa itu kamuuu siieee,..." Teriak Ncii dan Rui. "SIEEE!!!" Teriak Rui syok saat melihat Siie terkapar. "Hai temen-temen,. kalian baik-baik aja kan,.?? uukkhhh,.." Ujar Siie terbata-bata. "Siie bertahanlaahh,.." Ucap Rui dan Ncii. "Teman-,.. temaan,. ak,.u,.. udd ,.. aahh ,.. bbiisa,.. noo..ll..oonng,. kkk,.aalli,..aann...tt uuhhh,.. sse,.rriigg,.aa,..laa nnyya uudaahh mmm,..atttii,.." memang benar, serigalanya sudah tak sadarkan diri. "kkaallii,..aann ,.. gggaa,..kk aakk,..kkaann dii ggaannng,..ggguu ,.. ddiii,.aa ll aa,.. ggii ,." Air mata tak dapat di bendung lagi, Rui dan Ncii menangis. "kkkaa lliiaaann.. jaannggg,..aann,.. nnaannggiiss,.. aakk,.. kkuu,.. jjaa ddiii gggaakkk ,,. ttee,..nnnaannggg,..sss,..sseeell,..aaa..mmmaaa,..ttt tttiinnn,.nngg,..ggaall.. kkuuaattkkaann hhhaattii kkkaallliiiaannn,..." daan itu adalah kata terakhir yang Siie ucapkan. Siie pergi untuk selama-lamanya,.. "SIIIIEEEEEEEEE,.!!!!"


Finiishh guuyyss,..

Itu dia serial cerita dongeng fabel kali ini,..

Sampai jumpa lagi yaa ^_^ 

No comments:

Post a Comment